Explore Bali Folk Indonesia Folk Travel Restaurant

Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri, Kuliner Pilihan Saat Hujan [REVIEW]

Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri

“Hujan mengeluh, terik pun berkeluh oleh karena peluh.” Begitu kebanyakan manusia terbiasa merespon pergerakan alam yang sebenarnya biasa saja. Karena toh memang semuanya butuh pergerakan, entah pohon, angin, kerikil, atau gunung sekalipun.

 

Bali belum usai dengan cerita klasik “hujan sepulang kerja” nya. Kebijaksanaan membuatnya begitu adil membagi basah di setiap tubuh pekerja yang hendak pulang untuk keluarga. Sungguh adil dan rata; Nusa Dua, Ubud, Seminyak, dan Pantai Kuta yang tak jarang dengan ikhlas meluap hingga ke trotoar tepat depan restoran cepat saji.

 

Hari ini pun sama, hingga dingin dan basah yang menghujani sekitaran Legian itu menghadirkan kerinduan lama. Kerinduan klasik khas Indonesia pada Indomie rebus di saat hujan datang, dengan telur setengah matang dan irisan cabai yang pedas.

Aku pun jadi teringat pada satu kedai terbuka di Jalan Dewi Sri Kuta yang kerap kulalui tanpa berhenti. Kedai itu selalu ramai dengan anak muda saat hujan enggan datang. Barisan Indomie dengan berbagai pilihan rasa nampak biasa terpampang di mobil terbuka yang biasa terparkir di depan ruko itu. Seperti meyakinkanku inilah kedai Warmindo seperti yang biasa kutemui di sekitaran kampus Kota Jogja.

Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri

Baca Juga: Hadir Utuh Sadar Penuh Di Bukit Cemara Karangasem

 

Lalu dengan basah di maghrib yang petang itu aku langkahkan jejakku untuk mengobati rindu pada Indomie di Jalan Dewi Sri yang hanya beberapa menit dari tempatku bekerja. Beruntung, hujan hanya menyisakan rintik saat aku berjalan menuju kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri. Dan tiba di saat hujan melayang menghilang.

Tak banyak orang berdatangan maghrib itu, hanya aku dan sahabatku Tiwi. Menu makanan dan minuman kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri sudah menunggu di setiap meja yang tertata rapi di depan ruko yang sedang tutup.

Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri

Baca Juga: Senja Di Taman Baca Kesiman

 

Menu yang ditawarkan kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri boleh dikatakan lebih dari sekedar cukup. Kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri menawarkan begitu banyak pilihan menu Indomie dengan topping yang bermacam – macam. Di setiap menu Indomie, aku dibebaskan memilih tingkat kepedasan yang terdiri dari tiga level, yaitu:

  1. Janda Ngamuk 1 (5 Cabai)

Kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri mematok harga +Rp. 2,000,- untuk level kepedasan ini.

  1. Janda Ngamuk 2 (15 Cabai)

Kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri mematok harga +Rp. 5,000,- untuk level kepedasan ini.

  1. Janda Ngamuk 3 (30 Cabai)

Kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri mematok harga +Rp. 8,000,- untuk level kepedasan ini.

Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri

Baca Juga: Menikmati Kota Bandung Di Jalan Dewi Sri Kuta Bali [REVIEW]

 

Selain banyak menu Indomie yang ditawarkan, kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri juga menawarkan banyak menu pilihan roti bakar yang dapat dinikmati dengan harga mulai Rp. 10,000,-.

Dan menu minuman yang ditawarkan pun bermacam – macam, dari kopi yang dapat dinikmati dari harga Rp. 5,000,- hingga Nutrisari yang sudah jarang dapat dinikmati di kedai – kedai semacam kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri.

Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri

Baca Juga: Puisi Persahabatan Di Punthuk Setumbu

 

Aku berkesempatan menikmati Indomie Rebus Ayam Telor Cornet dengan tingkat kepedasan level 1. Dengan tambahan 5 cabai itu, sudah cukup mengusir dingin yang terbawa hujan yang mendadak menderas.. PEDAS!

Tapi makanan penutup yang aku pesan, yaitu Roti Bakar Coklat Keju cukup mendinginkan seisi mulut yang serasa terbakar, diikuti Kopi Hitam yang pekat dan mantap.

Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri

Baca Juga: Jangan Sentuh Karang Boma Uluwatu

 

Untuk lokasi kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri bagiku sangat strategis, dimana di kiri kanan masih banyak berjajar berbagai macam pilihan street food seperti Soerabi Bandoeng dan lain sebagainya. Memang sudah sejak dari dahulu, Jalan Dewi Sri menjadi raja nya street food di Bali.

Hanya saja soal kenyamanan kembali pada diri masing – masing, yang mana Kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri memang sangat terbuka tanpa atap. Hujan kehujanan, dingin kedinginan. Dan hanya akan ada beberapa meja saja tersisa saat hujan datang bercanda.

Kedai Indomie Janda Ngamuk Jalan Dewi Sri
  • Taste
  • Service
  • Location
  • Atmosphere
  • Value
4.0

You Might Also Like

No Comments

    Leave a Reply

    error: Maaf, Konten Dilindungi

    Pin It on Pinterest