Folk Travel Indonesia | Indonesia Travel Blog

Senja Untukmu, Perempuanku

“Dunia urung puas merusak manusia,” katamu beberapa bulan lalu. Tapi tegaklah ke langit luas manisku, biru lazuar berbinar tersenyum kepadamu..   Sore itu jenuh. Dinding dan atap begitu angker untuk sekedar aku berkata cinta. Nalarku tak lagi mampu berkata – kata. Dan kau. Kau pun hanya terdiam, dan demi setan aku tak pernah tau apa…

Folk Travel Indonesia | Indonesia Travel Blog

Hadir Utuh Dalam Perjalanan

“Jalanan setapak dan selicin ini tak mungkin kulalui lagi. Ah apalagi kabut terlalu tebal menutup sorot lampu kendaraan.” Gelap itu benar – benar sunyi, seperti tak ada satupun rumah berpenghuni. Hanya aku, mesin motor yang berteriak memaksa menanjak, setumpuk gulungan peralatan kemah, dan jurang dalam di kiri dan kanan. Sudah terpikir olehku sebelumnya, senja yang…

error: Maaf, Konten Dilindungi