Folk Travel Tales Indonesia

Ada Indonesia Di Sana

“Hujan pegunungan itu biasa, sebentar lagi juga reda,” celetuk enteng sahabatku Zuhdi, di saat gelap hutan dan deras hujan berbadai mewarnai perjalanan kami dari Kintamani menuju Badung kala itu. Mungkin pemuda satu ini sesekali harus merasakan kerasnya hujan es di pegunungan Rinjani.   Semalam sudah aku bercinta bersama dingin bumi Sembalun. Dengan pesangon beberapa ikat…

Folk Travel Tales Indonesia

Pacitan Aku Kembali

Sahabatku Hanafi telah lebih dulu berpulang ke rumah peristirahatan, di pangkuan Tuhan. Setelah ganas ombak laut selatan Pacitan berhasil memeluk tubuh pecinta alam, yang hendak mengumpulkan sampah anorganik dari cantiknya Teleng Ria. Betul, Pacitan. Tujuh tahun sudah kecewa mendekap niatku untuk singgah kembali di bumi itu. Hingga akhirnya niat suci berjalan ke Kota Malang tertunda,…

Folk Travel Indonesia | Indonesia Travel Blog

Sembalun: Bercinta Di Lombok Timur

Sebungkus nasi putih lengkap dengan sayuran dan juga beberapa potong kerupuk terlihat begitu ikhlas mengganjal perut. Pagi itu sebelum segelas kopi setia dengan pekatnya menggugah adrenalin. Perjalanan ini tidak begitu jauh, tidak juga mudah untuk dibilang dekat. 2 jam mengendarai sekuter matic menuju dermaga. Hingga lelap tertidur selama 5 jam di atas samudra yang tenang…

Folk Travel Indonesia Pulau Merah Banyuwangi

Gelisah Yang Memerah

Sebait gelisah di Pulau Merah..   Bukan kali pertama langkahku terengah – engah pada sebuah perjalanan gunung menuju laut. Ijen telah membasahiku dengan hujan embun dan gas nya yang tercium wangi yang akan selalu singgah di kepala. Demam, lelah, dan mengantuk bagiku hanyalah sebuah canda yang menggoda yang diberikan alam kepada tubuh.   Kali ini…

error: Maaf, Konten Dilindungi