Sore itu, pekan yang telah memasuki akhir kesibukannya terasa memadati jalanan Kota Denpasar hingga Pantai Kuta. Riuh derap langkah wisatawan, gamelan yang melengking nyaring di banjar – banjar, dan masyarakat lokal yang bersiap melaksanakan ibadah mewarnai Pulau yang kian sempit ini. Wajar saja, Bali kini lebih mirip seperti metropolitan daripada Pulau Wisata dan Budaya. Kepalaku pun tak tinggal diam. Begitu sibuk dengan riuh gemuruh pasar bernama problematika. Pertentangan dan perdebatan antara penjual dan pembeli sudah biasa terdengar dari rambut…
Browsing Tag

